Komparasi Kost dan Kontrak Rumah Part 2

May 10, 2016 No Comments by

Pembahasan info kost kali ini merupakan kelanjutan dariĀ komparasi kost dan kontrak rumah part 1.

2. Memudahkan penyewa ketika ingin berpindah pindah kost
Ketika penyewa kost ingin pindah ditempat lain, penyewa tinggal pamit saja dengan pemilik kost tidak perlu pusing-pusing memikirkan siapa yang mau melanjutkan sewa kost.

Rumah kontrakan :
ketika penyewa ingin pindah rumah tapi belum habis masa kontrak, maka penyewa harus memikirkan untuk over kontrak dengan orang lain agar tidak rugi karena sebelumnya sudah membayar sewa.

3. Pengawasan lebih ketat
Biasanya kost jakarta berdampingan dengan pemilik kos-kosan, sehingga memudahkan pemilik untuk mengawasi anak-anak kost dan mudah pula untuk menagih bayar sewa kost-kostan setiap tempo pembayaran sewa kost. Tetapi situasi yang ramai dengan teman-teman kost yang ada disekitarnya dan dekat dengan rumah pemilik kost juga merupakan satu keberuntungan bagi penyewa dan pemilik kos dalam hal keamanan. Karena pemilik dan penyewa bisa saling mengawasi sehingga meminimalisir tindakan kejahatan pencurian.

Rumah kontrakan :
yang mengawasi adalah tetangga sekitar, RT atau perangkat desa setempat. Jadi tidak selalu diawasi setiap waktunya. Dari segi keamanan penyewa rumah harus pandai-pandai untuk mengantisipasi hal itu.

Kekurangan sewa kost:

1. Hanya bisa dihuni oleh satu atau dua orang.
Kost identik dengan bangunan rumah yang kecil, sehingga pemilik kost membatasi jumlah penyewa kost dalam satu kamarnya. biasanya dibatasi hanya satu atau dua orang saja. Ada juga pemilik yang mengizinkan untuk menambah penyewa dalam satu kamar akan tetapi harus menambah biaya sewa.

Rumah kontrakan : bisa dihuni oleh satu keluarga bahkan diperbolehkan bagi sanak keluarga yang sedang bersilaturrahim.

Tips

About the author

The author didnt add any Information to his profile yet
No Responses to “Komparasi Kost dan Kontrak Rumah Part 2”

Leave a Reply